Syaiful-ali's Blog

berbagi informasi dan pengetahuan

Beasiswa sekolah master dan doktor dari negeri Kangguru (2)

Tinggalkan komentar

Ah..memang mungkin belum saatnya saya berangkat sekolah. Belum rejeki. Mungkin karena jumlah beasiswa doktor sedikit jumlahnya. Mungkin karena yang diprioritaskan adalah pelamar beasiswa wanita. Mungkin karena saya tinggal di…semua itu adalah kemungkinan saja.

Di tahun 2008 saya mencoba daftar beasiswa doktor lagi. Di tengah tahun 2007, program beasiswa doktor ke luar negeri dari Dikti dimulai. Ini untuk batch pertama tahun 2008. Semua berkas telah saya lengkapi dan kumpulkan. Di akhir 2007/awal 2008 ada pengumuman tentang hasil seleksi. Alhamdulilah saya dipanggil untuk proses wawancara.

Tidak berapa lama dari pengumuman tersebut, proses wawancara dilakukan. Saat itu ada sekitar 40-an pelamar beasiswa yang dijadwalkan untuk diwawancarai. Pewawancara ada 3 orang. Saya ditanya mengapa memilih sekolah yang saya usulkan diberkas lamaran? Apa manfaat buat Univ tempat saya bekerja dan Indonesia jika saya dipilih untuk mendapatkan beasiswa? Dll.

Setelah itu adalah menunggu. Menunggu. Menunggu.

Untungnya, saat itu ada lowongan beasiswa doktor dari World Bank Institute dengan penyandang dana dari Jepang. Saya lalu mendaftar pada program beasiswa tersebut. Persyaratannya kurang lebih sama dengan beasiswa ADS dan DIKTI. Alhamdulilah saya dipanggil untuk proses wawancara alias saya lolos seleksi administrasi.

Setelah itu adalah menunggu. Menunggu. Menunggu.

Akhirnya yang ditunggu pun tiba. Saya diterima beasiswa DIKTI. Saya diterima beasiswa World Bank Institute. Senang sekali saya saat itu. Tapi juga bingung. Mau pilih yang mana? Singkat cerita, saya akhirnya pilih beasiswa yang kedua, dengan pertimbangan saya menghemat uang APBN (uang rakyat Indonesia) sehingga uangnya bisa dipakai buat orang Indonesia lainnya.

Yang jelas, jika Anda ingin sekolah master dan doktor secara gratis di luar negeri modal utama ialah kerja keras, pantang menyerah dan berdoa. Aktif cari informasi melalui Internet/mailing list seperti di beasiswa@yahoogroup.com sangat membantu. Tentukan target beasiswa yang Anda inginkan. Persiapkan segala persyaratan jauh2 hari seperti surat rekomendasi, nilai test TOEFL/IELTS, copy dan legalisir ijasah S1, nilai test GMAT/GRE, dll.

Akan banyak tantangan dan halangan. Itu pasti. Tapi tantangan dan halangan itulah yang membedakan seorang yang layak dapat beasiswa sekolah master/doktor dengan yang tidak.

Berikut link beasiswa dari Australia yang mungkin bermanfaat:

ADS Indonesia
Australian Leadership Awards
Endeavour

Perlu diketahui selain sumber beasiswa tersebut di atas, univ2 di Australia pasti memberikan beasiswa buat master dan doktor setiap tahunnya. Anda sering2 saja kunjungi website univ yang Anda inginkan. Saya punya beberapa teman Indonesia yang dapat beasiswa doktor dengan cara ini.

Demikian. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s