Syaiful-ali's Blog

berbagi informasi dan pengetahuan

Seputar Metodologi Penelitian (2 of 2)

1 Komentar

Poin 3 Sampel Penelitian

Sampel penelitian terkait dengan siapa atau apa yang akan dipelajari.  Setiap penelitian empiris pasti menggunakan sampling. Peneliti tidak bisa memperlajari setiap orang di semua tempat melakukan apa saja (Miles dan Huberman, 1994).

Sampel penelitian harus direncanakan sejak awal penyusunan proposal penelitian. Harus diberikan alasan/justifikasi mengapa menggunakan sampel tertentu dengan jumlah sampel (sample size) tertentu.

Dalam penelitian kuantitatif, pemilihan sampel dapat dipandu oleh statistic: probabilistic (jika factor keterwakilan populasi penelitian penting) atau purposive sampling.

Dalam penelitian kualitatif, strategi penyampelan dapat berupa (Miles dan Huberman, 1994).: maximum variation, homogenous, critical case, theory based, confirming dan disconfirming cases, snowball or chain, extreme or deviant case, typical case intensity, politically important cases, random purposeful, stratified purposeful criterion, opportunistic, combination or mixed, dan convenience.

Poin 4 Pengumpulan Data (instrument dan prosedur)

Instrument

Untuk penelitian kuantitatif, data dikumpulkan dengan menggunakan penghitungan, skala persepsi atau kedua-duanya. Bila penelitian menggunakan instrument yang berasal dari penelitian sebelumnya, harus dijelaskan secara singkat sumber penelitiannya, dan karakteristik pengukuran psikometrik-nya. Jika peneliti mengembangkan instrument penelitian baru, peneliti harus menjelaskan langkah-langkah pengembangan instrument tersebut, dan juga pre-test yang dilakukan.

Untuk penelitian kualitatif, pengumpulan data dilakukan melalui wawancara (interview), observasi atau membaca (dokumen), atau kombinasi dari beberapa metode tersebut. Tambahan strategi lainnya yang dapat digunakan yaitu dokumen catatan harian, jurnal, bahan2 tertulis lainnya dan data tidak tertulis kualitatif lainnya seperti bahan audio-visual atau artifak.

Prosedur

Prosedur mengacu pada proses actual pengumpulan data dengan menggunakan instrument penelitian yang telah dibuat/direncanakan.

Jika menggunakan eksperimen atau skala rating, bagaimana cara melakukannya. Apakah tatap muka (face-to-face, satu persatu atau berkelompok, dengan surat, telpon atau Internet.

Jika wawancara (interview), bagaimana wawancara tersebut akan dilakukan? Di rumah, di kantor, di tempat lainnya? Kapan dilakukannya? Jam kerja atau setelah jam kerja? Bagaimana rekaman dilakukan? Dengan catatan, tape recorder?

Jika observasi yang dipakai, apakah akan dilakukan secara transparan atau tersembunyi? Bagaimana data observasi akan direkam?

Poin 5 Analisa Data

Bagaimana data yang telah terkumpul akan dianalisa? Menggunakan metoda apa?

Penelitian kuantitatif menggunakan teknik statistika seperti multiple regressi, multivariate data analysis. Untuk proposal penelitian, peneliti hendaknya menyebutkan secara umum teknik analisa yang akan digunakan setelah data terkumpul.

Demikian. Semoga bermanfaat.

source: Developing Effective Research Proposal -Keith Punch, 2006

One thought on “Seputar Metodologi Penelitian (2 of 2)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s