Syaiful-ali's Blog

berbagi informasi dan pengetahuan

Seputar Metodologi Penelitian (1 of 2)

Tinggalkan komentar

Dalam penyusunan proposal penelitian, setelah membuat pertanyaan penelitian dan kajian pustaka, langkah berikutnya ialah mengenai metodologi penelitian. Metodologi penelitian mencakup rancangan penelitian (design), pengumpulan data dan data analisis.

Metodologi penelitian yang dibahas di sini lebih mengarah pada penelitian kuantitatif.  Ada tiga pendekatan penelitian: kuantitatif, kualitatif dan metode campuran (mixed method).  Ketiga pendekatan penelitian tersebut tidak ada yang lebih baik atau lebih buruk. Semua tergantung tujuan penelitian, dan jenis pertanyaan penelitian yang diajukan oleh peneliti. (lebih jauh tentang topik ini, akan saya coba bahas di posting2 berikutnya).

Ada lima hal yang perlu diperhatikan dalam rancangan penelitian:

  1. Startegi apa yang akan ditempuh?
  2. Framework apa yang akan digunakan?
  3. Dari mana/siapa data akan diperoleh?
  4. Bagaimana data akan dikumpulkan?
  5. Bagaimana data akan dianalisa?

Poin 1 Strategi

Strategi penelitian adalah alasan logis atau kumpulan ide yang akan ditempuh oleh peneliti untuk menjawab pertanyaan2 penelitiannya. Berikut adalah contoh strategi yang bisa ditempuh:

–  Penelitian kuantitatif: eksperimen, quasi experiment, survey korelasional.

–  Penelitian kualitatif: multiple case study, ethnomethodology, grounded theory, discourse analysis, life history.

Terlepas dari pilihan pendekatan penelitian, dalam proposal penelitian peneliti harus menjelaskan pilihan strategi penelitiannya baik secara umum maupun secara procedural. Secara umum yaitu dengan menyebutkan strategi yang ditempuh (misal: survey, studi kasus, dll), dan secara procedural yaitu bagaimana peneliti melakukan strategi umum tersebut.

Poin 2 Framework

Framework dalam hal ini berarti konseptual framework: status konseptual dari hal-hal yang dipelajari dan hubungan antar hal tersebut. Framework membantu memperjelas pertanyaan penelitian. Pada penelitian kuantitatif, framework biasanya telah dibuat diawal, sedangkan penelitian kualitatif tidak selalu memiliki framework penelitian.

Framework dalam penelitian kuantitatif biasanya diwujudkan dalam bentuk diagram. Diagram ini menggambarkan hubungan antar variabel2 dalam penelitian (misalnya hubungan antara variable independent dan variable dependent).

…(bersambung)

source: Developing Effective Research Proposal -Keith Punch, 2006

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s