Syaiful-ali's Blog

berbagi informasi dan pengetahuan

Karya Tulis Ilmiah- Guru

Tinggalkan komentar

Tulisan ini adalah lanjutan dari tulisan tentang penulisan karya tulis ilmiah guru.

Bagi guru, untuk naik pangkat dari golongan terendah sampai gol. IVa relatif mudah. Hal ini karena guru tidak disyaratkan untuk mengumpulkan angka kredit dari kegiatan karya tulis ilmiah. Menjadi sulit ketika mereka harus menulis karya tulis ilmiah, karena mereka tidak/belum pernah menulis karya tulis ilmiah sebelumnya. Biasanya, kebanyakan guru akan ‘mentok’ sampai gol. IVa tadi sampai masa pensiun tiba.

Lalu apa itu karya tulis ilmiah (KTI)? KTI yang seperti apa yang tepat untuk guru? Apa jenis-jenis dari KTI? Mana yang paling besar nilai angka kredit-nya? Mana KTI yang paling mudah untuk dikerjakan?

Saya coba cari info tersebut dan memperoleh sumber-sumber yang saya kira cukup baik.

1-  Pengembangan Profesi Guru

2- KTI dalam Pengembangan Profesi Guru

3- Pedoman Penulisan Karya Tulis

Sumber no.1 menjelaskan dengan baik pertanyaan2 seputar aturan pemerintah/teknis KTI yang saya kemukakan di awal. Judul materi dari sumber no. 1 tersebut adalah ‘Pengembangan Profesi Guru dan Karya Tulis Ilmiah’. Total ada 36 halaman. Tulisan ini juga disertai dengan daftar referensi yang saya kira lengkap dan baik untuk ditelusuri lebih lanjut.

Sumber no.2 juga menjelaskan hal2 seputar KTI. Ini adalah versi singkat dari sumber no.1 di atas. Di sana, Anda dapat menemukan KTI mana yang paling banyak nilai kreditnya, dst.

Sumber no.3 lebih spesifik pada “pedoman penulisan karya tulis ilmiah’. Sumber ini cukup baik, karena di sana Anda dapat menemukan ‘struktur penulisan karya tulis ilmiah’ juga penjelasan singkat masing-masing bagian dari struktur tersebut. Misalnya, apakah itu ‘abstrak, pendahuluan, dst’

Di tulisan2 berikutnya, saya akan coba membahas secara singkat bagian2 dari suatu KTI, hal2 apa saja yang harus diperhatikan, dll.

Yang penting untuk diingat saya kira ialah, semua hal di dunia ini ada ‘kali pertamanya’. Biasanya, semua yang serba ‘pertama kali’ pasti akan membuat resah, bingung dan juga mungkin frustasi. Bayangkan, bagaimana pertama kali kita belajar naik sepeda, pertama kali belajar berenang, pertama kali pergi jauh dari orang tua, pertama kali pacaran, pertama kali ….(Anda bisa beri contoh yang lainnya :) )

Intinya, semua harus dicoba saya kira. Harus praktik. Tidak ada cara lain…mm ada juga sepertinya cara lain…yaitu dengan minta orang lain untuk menuliskan KTI untuk kenaikan pangkat Anda. Anda bisa naik golongan ke IVb, IVc dst. Gaji Anda akan naik. Uang yang Anda peroleh dan bawa pulang akan tambah banyak…tapi apakah itu halal? apakah itu membawa berkah buat hidup kita, hidup keluarga kita?…Saya kira jawabannya tentu Tidak!

Baik, semoga Ada manfaatnya. See you later.

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.